Samsat Jeneponto Capai Peringkat Satu Pendapatan Pajak Daerah Tahun 2018

INDONESIASATU.CO.ID:

JENEPONTO- Dimana pada tanggal 31 September kemarin Jeneponto tercatat sebagai renking satu pemasukan pajak daerah terbesar. Karena sepanjang pembayaran pajak kendaraannya itu, didalam tepat waktu hingga sudah mencapai 50%.

Hal tersebut diungkapkan oleh, Kepala Bidang Pengawasan Badan Pendapatan Daerah Provinsi Sulawesi Selatan. Masbikt Taufiq, saat sosialisasi pajak daerah, UPT, pendapatan wilayah Jeneponto di Cafe Priemer, Jl. Kelara, Kelurahan Empoang, Kecamatan Binamu. Selasa, (13/11/2108).

Menurutnya, pajak kendaraan tersebut tidak mutlak mencapai sampai 100%, dalam setahun karena 10% nya itu, kendaraan yang beralamat di Jeneponto tersebar diseluruh Indonesia, jadi tinggal 90%, saja.

"Yang 20%nya itu, mungkin ada kendaraannya di kantor Polisi, kantor Pengadilan dan bahkan ada juga kendaraan yang tertimpah korban tzunami atau tenggelam, contoh di Palu, jadi tidak bisa kita dapat 100% dari potensi pajak itu,"  katanya.

Sehingga ada perubahan regulasi, di tahun kemarin pihaknya memberlakukan Perda nomor 10 tahun 2010 dengan tuntuntan daripada meningkatkan pelayanan pada masyarakat, dan lebih kependekatan pelayanan ke masyarakat. Yang kemudian direvisi perda itu menjadi nomor 8 tahun 2017, hal ini tentunya tergantung dari keberpihakan masyarakat untuk lebih memudahkan lagi dalam membayar pajak. Terangnya.

Sementara Kepala UPTD Sistem Adminitrasi Manajemen Satu Atap (Samsat) M Ali Burhan, Gs, menambahkan, untuk Provinsi ada lima item, terkait tentang pajak, yaitu. Pajak kendaraan bermotor, PBMKG, Balik nama, dan Pajak permintaan, serta Pajak bahan bakar.

Menurutnya, dari ke lima item tersebut sangat membantu PAD, dan bagihasilnya kedaerah sudah jelas. Dimana dalam hal bagihasil dari lima item itu pihaknya sudah telontorkan kurang lebih 33 miliar pertahun terhitung bulan januari hingga september 2018 se-Kabupaten Jeneponto, sebutnya

"Sebelum saya masuk dibulan april jeneponto itu berada di peringkat ke 21(dua puluh satu) pemasukan pajaknya, tapi alhamdulillah setelah saya kasih inovasi dan bahkan kendaraan jalan berkeliling, akhirnya jeneponto sekarang sudah bermain diperingkat antara 1, 2, dan 3. Dan dana bagihasilnya besar, setiap banyak pemasukan bagihasil juga ke daerah itu besar." Pungkasnya

 

Penulis: Samsir

  • Whatsapp

Index Berita