KPPS Dipukul Massa di Jeneponto Diduga Lakukan Pelanggaran Pemilu

INDONESIASATU.CO.ID:

JENEPONTO,- Puluhan massa seruduk kantor Lurah Empoang Kota, Kecamatan Binamu, Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan. Jum'at (19/4/2019).

Puluhan massa itu dari kubu partai Gerindra dan partai PKB. Mereka ngamuk di kantor Lurah Empong Kota. Mempertanyakan adanya indikasi pelanggaran pemilu yang diduga dilakukan oleh Ketua Panitia Pemungutan Suara (KPPS) TPS 12 Agang Je'ne, Baharuddin Efendi.

Menurut Kepala Desa Tonjonga, Kecamatan Turatea, Raja Muda Sewang, ketua KPPS di pukul, karena diduga melakukan kecurangan merubah angka dilembar model CI plano Kabupaten/Kota dengan cara di tipp ex.

"Ada dua partai yang di tipp ex, yaitu Partai PKB dan partai Gerindra," sebutnya.

Selain di tipp ex kata dia, KPPS juga merubah angka dari hasil pemungutan suara di TPS yang sudah tercantum dalam lembar model CI plano tanpa membuat berita acara dan pemberitahuan.

"Ini kan pelanggaran pemilu, kami duga KPPS ada rencana untuk melakukan kecurangan dengan sengaja mentipp ex dan merubah angka tersebut," katanya.

Ia menegaskan bahwa Pengawas pemilu harus memproses sesuai hukum jika KPPS terbukti melakukan pelanggaran tersebut.

"Saya yakin pengawas kecamatan tahu tanpa kami memberitahukan, jadi kami harap pihak panwas harus menindaklanjuti pelanggaran ini," tegas Desa Tonjanga.


Editor : Samsir
  • Whatsapp

Index Berita