Empat Mahasiswa Jeneponto Diamankan Polisi Saat Debat Publik Ke 2 di Hotel Singgasana Makassar

INDONESIASATU.CO.ID:

JENEPONTO - Sejumlah Mahasiswa berunjuk rasa yang mengatasnamakan dirinya Aliansi Mahasiswa Turatea didepan Hotel Singgasana Makassar di Jl. Kajaolalido, Kecamatan Ujung Pandang, Makassar Kota. Sulawesi Selatan, jum'at (10/05/2018).

Aksi unras yang dipimpin Irsan Karsa selaku Koordinator Lapangan (Korlap) dan 6 orang berteman melakukan "Aksi Protes" terhadap kebijakan KPUD Jeneponto sebagai pihak pelaksana kegiatan debat kandidat Ke 2 Calon Bupati dan Wakil Bupati Jeneponto periode 2018-2023.

Dijelaskan bagaimana Kronologis kejadiannya berlangsung. Kasat Binmas Polres Jeneponto AKP Syahrul, SH dalam rilis mengatakan, sekitar pukul 20.30 wita Aliansi Mahasiswa Turatea Kabupaten Jeneponto telah berkumpul didepan Hotel Singgasana tempat pelaksanaan Debat kandidat ke II Paslon Bupati dan Wakil Bupati Jeneponto tahun 2018.

"Adapun tujuan mereka ujuk rasa yakni melakukan Aksi Protes terhadap kebijakan KPUD Jeneponto yang melaksanakan kegiatan Debat Publik ke II Calon  Bupati dan Wakil Bupati Jeneponto di Makassar," Ungkapnya

Selanjutnya sekitar pukul 21.30 wita Aliansi Mahasiswa Turatea melakukan Orasi yang dipimpin Irsan Karsa yang bertindak selaku Korlap dengan menggunakan alat praga berupa pengeras suara (Mikropone).

Orasi yang kemudian berlansung ditenangkan oleh pihak aparat Kepolisian yang berjaga -jaga didepan pintu masuk Hotel agar para pengunjuk rasa tidak melakukan aksinya yang dapat mengganggu jalanya pelaksanaan Debat Publik ke 2. Namun  tidak diterima oleh para pengunjuk rasa sehingga terjadi aksi saling mendorong antara pihak pengamanan dengan pihak pengunjuk rasa, terangnya AKP Syahrul

"Aksi unras Rasa dari Aliansi Mahasiswa Turatea berujung saling dorong antara pihak pengamanan kepolisian," katanya

Meski demikian kejadian aksi unjuk rasa yang melahirkan saling dorong antara mahasiswa dan aparat kepolisian namun pelaksanaan debat publik ke 2 tetap berlangsung lancar, aman dan terkendali.

"Pengunjuk rasa berjumlah empat orang yaitu, Irsan Karsa selaku Korlap, dan tiga rekan lainnya Arif, Aswar, dan Gaffar adalah masing-masing pengunjuk rasa," bebernya.

Atas insiden tersebut, para pengunjuk rasa dibawa ke Polsek Ujung Pandang Makassar guna dimintai keterangan lebih lanjut.

Penulis : Samsir

Editor/Samsir

 

Index Berita