Innalillahi, Anggota DPRD Sulsel Tutup Usia Ke 68 Tahun, Ini Pesan Kelaurganya

INDONESIASATU.CO.ID:

JENEPONTO- Innalillahi Wa Inna Ilahi Rhojiun. Selamat jalan Ayah Handaku H. Bohari Bido, HS.,SE semoga jasad Ayah Handa Khusnul Khotimah, amiin, ucap sang anak bungsu Hj. Fira.

Betapa tidak.? semua kelaurga merasa kehilangan dengan sosok beliau yang penuh perhatian dan kasih sayang terhadap anak dan istrinya

Tak hanya itu, luka yang amat mendalam, dirasakan oleh keluarga Almarhum, dimana seraya masih sama-sama di rumah ke diamannya di Kampung Ujung Tanah, Kelurahan Tamanroya, Kecamatan Tamalatea. Jum'at malam (13/07/2018) sambil cerita, canda tawa, dan ngobrol bersama dengan sanak keluarganya, sedikitpun tak menandakan pada diri Almarhum akan memenuhi panggilan sang Kholiq.

"Malamnya saya masih sama dengan bapakku, makan bersama, bercanda dan cerita-cerita, ke esokan harinya Jum'at sekitar jam 1 siang masuk di rumah sakit Grestelina, sekitar jam 8 malam sabtu. Bapakku sudah dikabarkan meninggal dunia," kata si anak bungsu itu.

"Saya masih belum percaya, bapakku pergi secepat itu. Tapi aku kembali sadar dan berusaha mengikhlaskannya, mungkin Allah SWT, lebih cinta kepada Bapakku sehingga Ia dipanggil secepat itu," tutur Fira. 

Beliau dikenal sosok yang penuh perhatian terhadap istri dan anak, Beliau juga adalah pemuka agama yang tidak ketinggalan dengan partisipasi terhadap mesjid-mesjid. Partisipasi Almarhum kini dikenang oleh warga Bungung Lompoa, Kelurahan Manjang Loe, dengan meninggalkan sebuah tempat peribadatan (Mesjid) yang dibangun oleh Almarhum waktu semasa hidupnya. Alhamdulillah sekarang sudah dinikmati oleh masyarakat disana untuk datang shalat berjamaah.

Namun di usianya yang ke 68 tahun Beliau H. Bohari Bido (Almarhum) berpulang kerahmatullah. Sabtu malam 14 Juli 2018 sekitar pukul 19.00 Wita.

Alamarhum di semayamkan di rumah duka keluarganya di Kampung Bungung Lompoa, Kecamatan Tamalatea, Jeneponto dan di kebumikan di samping mesjid yang beliau bangun saat itu tidak jauh dari rumahnya, yang  juga berdekatan dengan makam Istri pertamanya.

Sekucur pesan dari sang anak bungsu Almarhum, meminta kepada seluruh masyarakat Jeneponto untuk mendo'akan Almarhum, semoga beliau mendapat surga di sisi Allah SWT,

"Saya Mohon, kepada seluruh masyarakat apabila semasa hidupnya, Bapak saya memiliki dosa dan perkataan yang kurang berkenang dihati Ibu dan Bapak mohon dimaafkan," ucap Hj. Fira dengan mata masih berkaca-kaca

Ia tambahkan, ucapan terimakasih kepada seluruh masyarakat yang sempat hadir mendo'akan Beliau, dan melayatnya sampai ke pemakaman,

"Terimakasih banyak karaeng kedatanganta semua," harunya Hj. Fira dalam di aleng bahasa makassar 

"Sekali lagi saya berterimakasih banyak karaeng yang sebesar-besarnya atas kedatangannta semua melayat di rumah duka." Sambungnya

Kami selaku anak dari almarhum, mewakili agar kiranya Bapak dan Ibu, iklas memberikan maaf kepada Beliau, Al-Fatiah


Editor : Samsir
  • Whatsapp

Berita Terpopuler

Index Berita